Di twitter, kita bisa mem-follow akun siapa saja. Akun milik teman, temannya teman, selebritas, artis, pengusaha, politikus, penulis buku, pembicara publik, penceramah, ustadz, dan seterusnya. Kita bisa mengikuti setiap kicauan si pemilik akun dengan membaca timeline akun twitternya.
Di twitter, kita juga bisa mem-follow atau mengikuti akun yang konsisten men-tweet tentang topik tertentu. Hampir semua bidang seolah-olah berlomba untuk dikicaukan. Dengan rajin mengikuti kicauan seputar topik tertentu, seolah-olah kita bisa menjadi orang yang paling update dengan informasi terbaru. Seolah-olah kita bisa menjadi orang pinter pada topik yang kita minati.
Apakah benar twitter bisa membuat kita jadi pinter atau tambah pinter?
[ Read More ]
Di twitter, kita juga bisa mem-follow atau mengikuti akun yang konsisten men-tweet tentang topik tertentu. Hampir semua bidang seolah-olah berlomba untuk dikicaukan. Dengan rajin mengikuti kicauan seputar topik tertentu, seolah-olah kita bisa menjadi orang yang paling update dengan informasi terbaru. Seolah-olah kita bisa menjadi orang pinter pada topik yang kita minati.
Apakah benar twitter bisa membuat kita jadi pinter atau tambah pinter?